Selasa, 17 September 2019

Macam-macam Tes Psikologi

hey, semoga harimu menyenangkan. 
kali ini aku mau membagikan sebuah informasi tentang psikologi lagi. kali ini aku ingin membagikan informasi tentang macam-macam tes psikologi yang ada. 
A.    Tes Psikologi
Dalam lapangan psikologi kata tes mula-mula di gunakan oleh J.M.CATTEL pada tahun 1890. Dan sejak itu makin populer sebagai mana metode psikologis yang di pergunakan untuk menentukan atau mengukur aspek-aspek tertentu daripada kepribadian.
Tes adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab dan atau perintah-perintah yang harus dijalankan, yang berdasar atas bagaimana tesee menjawab pertanyaan-pertanyaan  dan atau melakukan perintah-perintah itu penyelidik mengambil kesimpulan dengan cara membandingkan dengan standar atau tesee yang lain.
Dalam psikologi sendiri terdapat bermacam-macam bentuk tesnya diantaranya adalah : tes kecerdasan, tes kepribadian, tes bakat, tes minat. Dimana pada masing-masing bentuk tes memiliki kegunaan masing-masing dalam pelaksanaannya.
B.     Tes Kecerdasan.

Tes kecerdasaaan atau intelegensi  merupakan tes yang disusun dan dikembangkan untuk mengetahui kemampuan dasar individu secara umum. Tes ini dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan mengolah informasi, berfikir, dan menganalisa seseorang. Tes ini sangat penting diberikan pada kandidat-kanndidat yang akan menempati posisi managerial ( leader ).  Tes ini dirancang untuk mendapatkan angka global tunggal ukuran tingkat kognitif umum individu. Keluaran anggka ini kemudian sering disebut dengan Intelligence Quotient (IQ).
Contoh tes kecerdasan :
-          WAIS ( Wechsler Adult Inteligence Scale) : Tes yang digunakan untuk mengungkap ukuran kecerdasaran orang dewasa.
-          WISC ( Werchsler Inteligence Scale for Childern ) : Tes yang digunakan untuk mengungkap ukuran kecerdasan anak-anak.
-          CFIT ( Culture Fair Intelegence ) : Tes untuk mengungkap kemampuan mental umum.
-          TKD ( Tes kemampuan Dasar ) : Tes untuk mengukur kemampuan dasar individu.
-          AA ( Army Alpha ) : Tes untuk mengetahui daya tangkap / daya konsentrasi orang.
-          ADKUDAG ( Admistrasi dan Keuangan ) : Tes untuk mengetahui kemampuan administrasi dan keuangan.
-          IST ( Tes intelegensi ) IST terdiri dari sembilan tes yang menyesuaikan dengan tipe pekerjaan atau profesi tertensi.
C.    Tes Kepribadian

Tes ini berhubungan dengan kemampuan seseorang dalam beradaptasi dengan lingkungan baru yang akan dialaminya nanti. Tes ini mengungkapkan tentang kepercayaan diri, kemandirian, kemampuan bekerjasama, dan menyesuaikan diri, stabilitas emosi, daya tahan terhadap tekanana, dorongan untuk berprestasi, dan inisiatif diri seorang pelamar.
Macam-macam tes kepribadian :
-          EPPS (Edward Personal Preference Schedule) : tes untuk mengetahui kepribadian.
-          DAM & BAUM (Draw A Man Tes / tes gambar orang ) Tes untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan, dan ketahanan kerja.
-          WARTEGG TES : tes untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas.
-          TES PAULI : tes untuk mengukur sikap dan prestasi kerja.
-          KRAEPLIEN TES : Tes untuk mengungkap ketelitian, kecepatan, kesetabilan, dan ketahanan kerja.
-          RM ( The Rothwell Miller) : Untuk mengetahui minat pada jenis pekerjaan tertentu.
-          PAPI Kostick : Tes untuk menjabarkan kepribadian dalan 20 aspek
.
D.    Tes Bakat.

Bakat ( Apitude ) dapat diartikan sebagai potensi seseorang untuk berprestasi. Tes ini digunakan untuk mengetahui kemampuan atau daya tahan individu untuk menyelesaikan sebuah masalah. Biasanya tes ini mengkondisikan seseorang dalam tekanan berat, dalam bentuk angka atau permainan kata. Tes juga bisa berbentuk grafik atau 3D.
Kumpulan tes ini juga memasukan banyak informasi yang sebelumnya diperoleh dari tes-tes katat khusus ke dalam program tes yang komprehensif dan sistematik. Karena kumpulan tes bakat mencangkup sejumlah faktor yang biasanya tidak dimuat dalam tes intelegensi.
Contoh tes bakat antara lain :
-          DAT ( Differential Aptitude Tes ) : Tes untuk mengukur kemampuan mental yang dilihat dari berbagai faktor seperti :
·         Verbal reasoning
·         Nomurical ability
·         Abstrac reasoning
·         Mecanical reasoning
·         Language usage
-          GATB ( General Aptitude Tes Battery ) : Tes untuk mengetahui kemampuan belajar secara umum seperti
·         Menaral dan membuat keputusan.
·         Mengoprasikan angka-angka dengan baik dan benar.
·         Mengingat hubungan dari suatu gerak objek.
·         Melihat bagian bagian dari suatu gambar.
·         Kemampuan mengkoordinasikan gerak anggota tubuh.
-          FACT ( Flanagan Aptitude Classification ) : tes untuk memprediksi keberhasilan kerja dan perencanaan program selesksi dan penempatan karyawan.

·         Coding
·         Memory
·         Assembly
·         Coordination
·         Arithmatic
·         Tables
·         Precisison
·         Scales
·         Component
·         Patterns
·         Judgemen


E.     Tes Minat

Minat yang diartikan sebagai kesukaan, perhatian, keingintahuan, fokus. Tes minat atau interest adalah tes yang disusun untuk mengetahui minat seseorang berdasarkan sikapnya pada suatu jenis kegiatan atau pekerjaan tertentu.
Penggunaan tes minat telah relatif meningkat. Karena minat sekarang dianggap sebagai salah satu faktor penting untuk menentukan rasa nyaman dalam bekerja yang nantinya akan berpengaruh pada produktifitas suatu individu.
Contoh tes minat :
-          SVIB (Strong Vocational Interest Blank)
-          KPS (Kuder Preference Survey)
-          KOIS (Kuder Occupational Interest Inventory)
-          MVII (Minnesota Vocation Interest Inventory)
-          CAI (Career Assessment Inventory)
F.     Klasifikasi Tes Psikologi.
Bentuk klasifikasi dalam tes psikologi memiliki berbagai ragam bentuk seperti :
1.      Berdasarkan banyaknya tes yang meliputi :
a.       Tes individual
Maksudnya adalah ketika melakukan hanya ada satu tester dan tstee pada saat pelaksanaan tes tersebut.
Contoh : Tes intelegensi WAIS
b.      Tes kelompok
Pada saat pelaksanaan tes terdapat tester yang menghadapi sekelompok testee.
Contoh : Tes intelegensi SPM
2.      Berdasarkan cara penyelesaiannya yang meliputi :
a.       Tes Verbal
Maksudnya adalah testee didalam menyelesaikan atau mengerjakan tes tersebut harus menggunakan kata kata.
Contoh : sub tes informasi pada tes WAIS.
b.      Tes Non Verbal
Pada tes ini testee tidak diharuskan menunggunakan respon berwujud bahasa melainkan dengan melakukan sesuatu.
Contoh : tes menyusun blok pada sub tes WAIS.
c.       Berdasarkan cara menilai tes
1.      Tes Alternative
Tes ini merujuk pada benar atau salah.
2.      Tes Gradual
Tes yang memiliki beberapa tingkatan misal nilai bernilai 1,2,3,4,5.
d.      Berdasarkan fungsi psikis.
1.      Tes perhatian
2.      Tes fantasi
3.      Tes ingatan
4.      Tes kemauan
e.       Berdasarkan materi tesnya.
1.      Tes proyektif.
2.      Tes non proyektif
f.       Bersadarkan atas bentuk tesnya
1.      benar salah
2.      pilihan ganda
3.      isian
4.      penyempurnaan
5.      deret angka
6.      rancangan blok
7.      dll


A.    Kesimpulan
Tes psikologi adalah tes yang disusun dan dikembangkan untuk mengetahui kemampuan dasar individu secara umum. adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab dan atau perintah-perintah yang harus dijalankan, yang berdasar atas bagaimana tesee menjawab pertanyaan-pertanyaan  dan atau melakukan perintah-perintah itu penyelidik mengambil kesimpulan dengan cara membandingkan dengan standar atau tesee yang lain
Tes ini terbagi ke dalam berbagai macam-macam bentuk tes seperti :
1.      Tes kecerdasan ( Intelegnsi )
2.      Tes kepribadian
3.      Tes bakat
4.      Tes minat
Dimana bentuk tes tersebut memiliki fungsi dan tujuan tersendiri dalam pelaksanakannya untuk berbagai macam bidang, seperti seleksi kerja, seleksi akademik dan lainnya.

Kamis, 20 Juni 2019

puisi. Apakah ada kehidupan di sana

Apakah ada kehidupan di Sana

aku melihat banyak kisah
yang terkadang menyesakan, menyenangkan
pada setiap lembar kehidupan 
aku membaca dengan penuh pertanyaan

Satu halaman ini, apakah kenyataan
kenapa, semua tulisan itu menghancurkan emosiku
satu buku yang digenggang erat.
aku bertanya padamu,

"Apakah ada kehidupan di Sana?"
di dunia yang bahkan tidak pernah ku ketahui namanya
kepada siapapun yang mendengarnya
katakan padaku...
bahwa kau mengetahuinya

seperti satu cahaya yang menggelap
tinta itu mulai pudar,  tapi kisahnya tetap kuat
tiap lembar itu membawaku
pada satu kesimpulan bahwa
dunia tidak hanya ketika kau membuka mata
kau bisa menciptakannya

tiap lembar yang tak bisa ku hapus jejaknya
ada satu keajaiban yang mengisi tintanya dengan doa
lembar harapan tau kutukan
buku ini membuka dan menyadarkan
kau perlu membaca untuk memahami dunia.

aku sedikit kesulitan untuk menyelesaikan kisahnya
entah bahagia atau sebaliknya
dan aku tak tau cara menyelesaikannya
kisahku sendiri di dunia yang hidup ini
akhir dari sajak ini
dari puisi ini
dari tulisan ini
dari kalimat ini
aku menuliskan kehidupan yang aku sendiri tidak mengetahuinya
apakah itu salah ?





Tulis A-Kid


jadi apa yang kau bisa simpulkan ?
aku tidak pernah secara nyata menulis dengan rencana. apalagi yang seperti ini. aku hanya pernah membaca sebuah buku yang terlihat nyata, dan membawa emosiku bersama. entahlah, itu seakan "Ada kehidupan di dalam tiap kata-katanya" dan aku menyukainya.

Jika suatu hari aku bisa menjadi seorang penulis. aku juga ingin tiap tulisanku itu memiliki kehidupannya dan mampu membawa pembacanya masuk kedunia cerita yang tertulis disana. 

Ah, iya. ini liburan panjang semester 2. aku cukup punya waktu luang hampir 3 bulan untuk memfikirkannya. apa yang bisa aku ciptakan untuk rentan waktu itu ?
tapi jujur, malasku juga menjadi hal buruk yang cukup menganggu. Tapi apakah kau tau, bahwa ketika aku sedang malas lalu hanya berbaring dikasur, justru terkadang waktu itulah aku menemukan berribu gagasan untuk ditulis. beribu ide untuk digarap. tapi sekali lagi aku malas untuk bangkit dari kasur.  (Aku bukan tipe orang yang liburan itu jalan-jalan dan menghabiskan uang. lebih memilih untuk berdiam diri dirumah menjadi hikikomori selama liburan) . 

ah . aku ingat bukuku tertinggal di kos, dan aku menyesal tidak membawanya..


sampai  sini ya.
dadahh// sampai jumpa di tulisanku berikutnya.







puisi ?

kala aku bosan, emang aku suka menulis dan merangkai kata-kata, ini  pantas disebut apa ya ? puisi, atau sajak, ocehan, dan lain sebagainya. aku tidak peduli dengan nama dari tulisanku. ini hanya kumpulan kata kata yang terkadang akupun tak tau apa maknanya.
atu mungkin  tidak mau mengetahui, lebih tepatnya.
aku hanya menulis apa yang terlintas dan begitulah seterusnya,...

Baca dan mungkin akan menemukan pandangan yang berdeda, itu tidak merubah apapun pada diriku. aku hanya mencari tempat untuk meluapkan semua kebosanan, kejenuhan, dan perasaan apapun yang ada pada diriku. 


Tidak Tau

sejak kapan aku mulai menjadi seorang yang menantikan malam
kapan terakhir kali aku menyukai sinar menyilaukan
aku mulai melupakan apa yang disebut sebagai penyesalan

Menghitung, berapa banyak kebohongan yang terucap
lagi-lagi aku tersesat dalam ucapan dan perjanjian
aku mulai tak bisa membedakan
sinar lampu pijar dan bintang kejora di kejauhan

hitunganku terlupakan
tidak tau, siapa yang Melindungi dan Membenci
aku menatap yang kau sebut kehidupan dengan hampa
sejak kapan aku mulai meragukan hari dan kepercayaan

Aku juga meragukan diriku
hidup atau mati mulai terasa samar bagiku
sekarang lebih terasa seperti.. Daun yang tergenang 
menatap sang pohon yang berdiri angkuh tak tergoyahkan
kala aku tau, aku mulai membusuk dalam kenangan.

jika kau bertanya padaku,
apa yang aku rasakan setelah sekian lama membatu
Tidak tau, sungguh aku tidak tau
aku juga mulai merasa bahwa aku sudah ..
Tidak mengerti akan diriku lagi
yang terlalu kecewa, entah pada siapa..
pada diriku sendiri, lebih tepatnya.

Jumat, 22 Februari 2019

Differensiasi Approach to Development ( Pendekatan Differensiasi Perkembangan Manusia )

Hay,.. semua apa kabar hari ini. ane sih berharap ini jadi hari yang menyenangkan bagi kalian semua. Ah iya ane menulis artikel ini karena pengaruh pengalaman pribadi untuk tugas kuliah. yah memang terkadang sulit untuk mencari sumber isi pembahasan dari sebuah tugas untuk membuat makalah. karena kesulitan tersebut akhirnya  menulis artikel ini deh. 

oke langsung ke pembahasan. 

 Differensiasi Approach to Development.

Perkembangan musia itu berbeda dari satu individu ke individu yang lain. Banyak  faktor yang mempengaruhi hal tersebut baik dari dalam diri individu maupun  dari luar individu ( lingkungan ). ada salah satu teori yang mendukung pandangan ini yaitu :

    Teori perkembangan Psikososial ( Erik Erikson )


Teori Erik Erikson membahas tentang perkembangan manusia yang dikenal dengan teori perkembangan psikososial. Teori ini adalah salah satu teori terkenal di dunia psikologi Sama seperti sigmund freud, Erikson juga mempercayai bahwa perkembangan manusia itu melalui beberapa tahap, dalam teorinya erikson memiliki elemen penting berupa ego yang berkembang melalui interaksi sosial. Menurutnya perkembangan selalu berubah melalui pengalaman dan informasi baru yang didapatkan dari proses berinteraksi dengan orang lain, ia juga percaya bahwa kemampuan motivasi sikap dan perbuatan dapat membantu perkembangan positif. Yang kemudian pemikirannya diberi nama psikososial karna menonjol pada prilaku berinteraksi sosial dengan masyarakat.

Hal penting yang harus ditandai dari teori ini adalah :
1.      Menurut Erikson perkembangan psikologis dihasilkan dari interaksi dari proses proses maturasional ( pendewasaan ) atau kebutuhan biologis yang terbentur dengan tuntutan masyarakat dan kekuatan kekuatan sosial ( Nilai dan norma ) dalam kehidupan sehari-hari.
2.      Teori Erikson membahas tentang perkembangan psikologis manusia sepanjang usia, bukan hanya pada masa anak dan remaja. Selama individu tersebut masih menjadi bagian dari sistem sosial masyarakat.
3.      Erikson juga meneliti akibat-akibat dari pengalaman usia dini terhadap masa berikutnya.
4.      Erikson dalam teorinya sangat berkaitan erat dengan kehidupannya dan pertumbuhan egonya. Yang lebih melihat bahwa masyarkat dan budaya juga memiliki pengaruh dalam perkembangan tidak hanya sekedar seksual dan alam bawah sadar pada individu yang membuatnya berprilaku. Sehingga ia menambahkan faktor sosial dalam teorinya.
5.      Bagi Erikson, dinamika kepribadian selalu diwujudkan sebagai hasil interaksi antara kebutuhan bilogis dan pengungkapannya sebagai tindakan sosial. Sedangkan mengenai perkembangan ego ialah sebuah asumsi mengenai perkembangan setiap manusia yang merupakan suatu tahap yang telah ditetapkan secara universal dalam kehidupan manusia.

Erikson masih memberi perhatian pada teori Sigmund Frued  yaitu tentang id, dan ego serta super ego namun ia menambahkan  dan mengembangkan ide ide tersebut dengan hubungan sosial yang bisa mempengaruhi ketiga dimensi Frued.
Ego berkembang melalui kekuatan dalam diri individu dan dari lingkungan sosial. Ego bersifat adaptif dan kreatif dan berjuang aktif dalam menangani dunianya. Erikson masih mengakui adanya kualitas dan inisiatif sebagai bentuk awal dari sebuah tahap, namun hal tersebut hanya bisa berkembang dan matang melalui pengalaman sosial dan lingkungan.

Ia juga mengakui adanya sifat rentan seperti :
a.       Ego.
b.      Defense.
c.       Efek traumatik.
d.      Dampak lingkungan yang membatasi.
e.       Tindak peduli atau tidak peduli pada individu.

Ia memandang bahwa sosial mampu  mendorong dan membantu perubahan dan perkembangan dari seseorang. Ia beranggapan bahwa ego memiliki kualitas kepercayaan, penghargaan, otonomi, dan kemauan, kerajinan, kompetensi, identitas, kesetiaan, intergritas dan lain lain. Ego dinilai dapat menyelesaikan permasalah kreatif atas tekanan sosial yang ia dapat dengan cara mengkombinasikan antara kesiapan batin dan kesempatan.

Ego yang sempurna digambarkan Erikson memiliki 3 dimensi yaitu :
1.      Faktualitas : memiliki kumpulan fakta, data, metoda yang dapat diverifikasi dengan metode kerja yang sedang berlaku di lingkungannya.
2.      Universalitas : berkaitan dengan kesadaran akan kenyataan (Sells of Reality) yang menggabungkan hal praktis dan konkrit dengan pandangan semesta.
3.      Aktualitas : cara baru dalam berhubungan satu dengan yang lain, memperkuat hubungan dengan  yang lain, memperkuat hubungan untuk mencapai tujuan bersama.

Menurut Erikson ego sebagian bersifat tak sadar, mengorganisir, dan mensintesa pengalaman sekarang dengan pengalaman pada masa lalu dengan diri di masa yang akan datang  ia mengemukakan ada 3 hal penting tentang ego yaitu :

·         Body ego, yang mengacu pada pengalaman orang dengan fisik/tubungnya sendiri.
·         Ego ideal, yaitu gambaran tentang bagaimana seharusnya diri. Atau bersifat ideal.
·         Ego identity, yaitu gambaran mengenai diri dalam berbagai peran sosial,

Hal yang sama terjadi pada fungsi ego seperti presepsi, pemecahan masalah, identitas ego, beroperasi independen dari drive yang melahirkan mereka. Ciri khas psikologi ego dari Erikson dapat diringkas sebagai berikut :

a.       Erikson menekankan kesadaran individu untuk menyesuaikan diri dengan pengaruh sosial. Pusat perhatian psikologi ego adalag kemasakan ego yang sehat.
b.      Erikson berusaha mengembangkan teori insting Freud dengan menambahkan konsep epigenetik kepribadian.
c.       Erikson secara eksplisit mengemukakan bahwa motif mungkin berasal dari impuls id tak sadar, namun motif itu bisa membebaskan diri dari id seperti individu meninggalkan peran sosial di masa lalunya.
d.      Erikson beranggapan ego sebagai sumber kesadaran diri seseorang. Selama menyesuaikan dengan diri dan realita. Ego mengembangkan perasaan berkelanjutan diri dengan masa lalu, masa sekang, dan yang akan datang.


oke ini adalah materi rangkuman dari tugas yang ane dapatkan dari salah satu dosen psikologi di tempat ane kuliah. mungkin kedepannya ane bakal nulis materi materi tentang psikologi manusia lagi yang terinspirasi dari kumpulan tugas ane yang terkadang sulit cari sumbernya. wkwk (Pengalaman buruk ane yang bikin frustasi).

jadi cukup sekilan dulu ya, artikel ane kali ini.
semoga bisa menambah wawasan kita, dan bermanfaat buat pembaca sekalian.
kalo ada typo atau salah kata maafkan, karna ya saya juga manusia yang penuh kesalahan dan revisian (Ups malah curhat maaf) 

sampai jumpa di artikel berikutnya.

^.^